Sabtu, 31 Juli 2021, WIB

Breaking News

Selasa, 08 Jun 2021, 15:33:56 WIB, 69 View Administrator, Kategori : Bawaslu Kabupaten

Foto: Ketua Bawaslu Kab. Pekalongan, Ahmad Dzul Fahmi (Kedua dari kanan) saat paparkan materi sosialisasi, Selasa (8/6) di Aula Kantor Kepala Desa Jagung Kecamatan Kesesi./Photographer: Agus Salim

 

KAJEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan membentuk desa pengawasan di Desa Jagung Kecamatan Kesesi, Selasa pagi (8/6) di Aula Kantor Kepala Desa Jagung. Pembentukan Desa Pengawasan ini bukan yang pertama kali di tahun 2021 ini, setelah sebelumnya Bawaslu telah membentuk Desa Pengawasan di Desa Bugangan Kedungwuni, dan Desa Sumur Jomblangbogo Bojong.

Kegiatan ini adalah sebagai pendidikan politik serta ikhtiar Bawaslu untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokratisasi guna menyongsong gelaran Pemilu dan Pilkada serentak 2024.

“Peran masyarakat dalam mengawasi Pemilu sangat penting dan dibutuhkan, minimalnya pengawasan di daftar pemilih, masyarakat perlu memberikan paling tidak informasi awal kepada jajaran Bawaslu berkaitan dengan pemutakhiran daftar pemilih maupun potensi pelanggaran” Kata Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ulil Albab.

Secara garis besar, Bawaslu memiliki tugas penting dalam mengawasi setiap tahapan pemilu yang dilakukan oleh penyelenggara teknis yakni KPU, kemudian mengawasi para peserta pemilu, dan mengawasi para pemilih.

Meski tidak ada pemilihan, Bawaslu juga saat ini sedang mengawasi pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang dilakukan oleh KPU bersama instansi terkait.

DPB ini, lanjut Ulil, dilakukan secara berkesinambungan. “Pengawasan sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat misalnya dengan memberikan informasi awal kepada pihak terkait apabila terdapat warga desa yang meninggal, atau warga pindah datang” Lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzul Fahmi mengatakan dalam rangka menjaga dan merawat demokrasi, warga diharapkan bisa turut mengawal proses demokrasi dimasa mendatang serta membangun kesadaran untuk menolak segala bentuk politik uang.

“Apabila warga desa menemukan dugaan pelanggaran pada Pemilu 2024 nanti, segera lapor ke jajaran Bawaslu di tingkat desa” Tutupnya.


Reporter: Agus Salim, Div. Humas Bawaslu Kab. Pekalongan



Bawaslu Gelar Doa Bersama, Abhan: Ikhtiar dan Harapan Agar Pandemi Cepat Berlalu
Senin, 12 Jul 2021, 14:02:18 WIB, Dibaca : 25 Kali
Enam Kali Bawaslu Terima WTP, Abhan: Bisa Jadi Motivasi agar Semakin Baik
Senin, 12 Jul 2021, 13:56:49 WIB, Dibaca : 23 Kali
BELAJAR MELAWAN HOAKS PEMILU DARI EROPA
Senin, 05 Jul 2021, 21:06:30 WIB, Dibaca : 42 Kali

Tuliskan Komentar