Sabtu, 24 Oktober 2020, WIB

Breaking News

Senin, 05 Okt 2020, 16:26:53 WIB, 128 View Administrator, Kategori : Bawaslu Kabupaten

Foto: Kordiv Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Kab. Pekalongan di Kantor Sekretariat Bawaslu Kab. Pekalongan, Jl. Mandurorejo Kajen, Senin (5/10).


KAJEN- Diduga tak netral, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan proses salah satu ASN dan Pendamping Desa di Kabupaten Pekalongan. Dugaan itu berawal dari Pengawas Desa yang melakukan kegiatan pengawasan kemudian dijadikan temuan oleh Pengawas Kecamatan. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Wahyudi Sutrisno saat diwawancarai media di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Jalan Mandurorejo Kajen, Senin (5/10).

“Ya saat ini kita masih memproses dua orang, yang satu ASN, yang kedua adalah pendamping desa” Ujar Wahyudi.

Berkaitan dengan ASN, Lanjut Wahyudi, disinyalir ASN tersebut turut mendukung salah satu pasangan calon. Sedangkan pendamping desa juga disinyalir terlibat dalam kampanye salah satu paslon.

“Untuk saat ini ASN dan pendamping desa tersebut masih dalam tahap proses kajian oleh tim penanganan pelanggaran Jajaran Bawaslu. Hasil rekomendasinya nanti akan kita sampaikan kepada publik” Jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan kampanye paslon sampai saat ini, masing-masing pihak belum mengajukan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) terkait kampanye yang dikeluarkan oleh Polres Pekalongan. Meskipun belum menerima STTP, Jajaran Bawaslu tetap mengawasi semua aktifitas yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada terutama yang dilakukan oleh masing-masing Paslon.

“Kita tetap mengawasi pihak-pihak yang seharusnya netral dalam pelaksanaan Pilkada seperti ASN, TNI/POLRI, Kepala Desa, Perangkat Desa, dan Para Pendamping Profesional” Ungkapnya.

Sedangkan kampanye melalui media sosial atau virtual juga belum ada sampai dengan saat ini.

Laporan: Agus Salim, S.H.

Editor: Humas Bawaslu Kab. Pekalongan



Fritz Minta Pengawasan Medsos Lebih Jeli, Pembuat Kampanye Hitam Bisa Ditindak
Jumat, 23 Okt 2020, 09:30:25 WIB, Dibaca : 9 Kali
Afifuddin : ASN Harus (Bunuh) Ekspresi dalam Pilkada
Rabu, 21 Okt 2020, 09:04:50 WIB, Dibaca : 14 Kali
CEGAH KLASTER BARU, 455 PENGAWAS JALANI RAPID TES KEDUA
Senin, 19 Okt 2020, 16:42:39 WIB, Dibaca : 55 Kali

Tuliskan Komentar