Sabtu, 31 Juli 2021, WIB

Breaking News

Senin, 07 Jun 2021, 09:34:25 WIB, 40 View Administrator, Kategori : Bawaslu RI

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat memberikan masukan dalam Program Yurisdiksi Proses Pemilihan Federal 2021 yang dilaksanakan olehpengawas pemilu Meksiko, The Electoral Tribunal of the Federal Judicial Power (TEPFJ), Jumat 4 Juni 2021

 

Meksiko, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Bawaslu ikut serta menjadi pemantau internasional dalam pemilihan federal paruh waktu (midterm) Meksiko 2021 yang akan dilaksanakan pada 6 Juni mendatang. Pemilihan ini menjadi pemilu terbesar dalam sejarah Meksiko karena akan memilih seluruh kepala daerah (Gubernur, Wali Kota, dan Bupati), anggota legislatif (DPR), dan anggota legislatif daerah (DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota).

Sebagai Vice President Global Network on Electoral Justice (GNEJ), Bawaslu diundang sebagai pemantau sekaligus memberikan pengalaman pengawasan pemilu pada masa pandemi. Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar bertugas memantau langsung pemilihan umum serentak Meksiko 2021.

“Selain menjadi pemantau, Bawaslu juga ikut memberikan masukkan perihal pengalaman dalam melakukan pengawasan pemilu dalam situasi pandemi. Khususnya pengalaman dalam penyelesaian proses sengketa pemilu yang dilaksanakan dengan online. Saya harap Meksiko juga dapat melaksanakan hal tersebut dengan baik,” jelas Fritz, Rabu (2/6/2021).

Perlu diketahui, lembaga pengawas pemilu Meksiko, The Electoral Tribunal of the Federal Judicial Power (TEPFJ) memiliki tugas serupa dengan Bawaslu yaitu menjaga keadilan pemilu melalui proses pengawasan, adjudikasi, dan menyelesaikan sengketa proses pemilu. Kendati demikian, TEPFJ memiliki kewenangan yang lebih besar dari Bawaslu karena TEPFJ dapat melakukan pembatalan suara serta melakukan 'judicial review' terhadap peraturan National Electoral Institute (INE).

Ketua Justice of the High Chamber TEPJF Jose? Luis Vargas mengatakan kelembagaan elektoral Meksiko dalam tiga dekade terus berkembang pesat. “Perkembangan dalam hal profesionalitas, spesialisasi, dan otoritas pemilu dapat memaksimalkan perlindungan terhadap hak-hak politik dan mengurangi pelanggaran pemilu. Oleh karena itu, proses pemilu federal Meksiko bisa menjadi wadah belajar bagi negara demokrasi, khususnya dalam hal sifat, fungsi, dan tantangan TEPJF saat ini,” paparnya dalam pembukaan Program Yurisdiksi Proses Pemilihan Federal 2021.

Pada pemilu tahun ini menjadi pertama kalinya masyarakat Meksiko yang tinggal di luar negeri dapat memilih secara online. Total ada 101 ribu kandidat yang akan memperebutkan 20 ribu kursi kepala daerah dan anggota legislatif. Dengan 94 juta jumlah pemilih terdaftar dan 164 ribu TPS yang tersebar di 24 negara bagian diharapkan pemilihan umum ini akan berjalan sukses dan terbebas dari pandemi covid-19.

Editor: Ranap THS


Sumber: https://www.bawaslu.go.id/ 



Bawaslu Gelar Doa Bersama, Abhan: Ikhtiar dan Harapan Agar Pandemi Cepat Berlalu
Senin, 12 Jul 2021, 14:02:18 WIB, Dibaca : 25 Kali
Enam Kali Bawaslu Terima WTP, Abhan: Bisa Jadi Motivasi agar Semakin Baik
Senin, 12 Jul 2021, 13:56:49 WIB, Dibaca : 24 Kali
BELAJAR MELAWAN HOAKS PEMILU DARI EROPA
Senin, 05 Jul 2021, 21:06:30 WIB, Dibaca : 42 Kali

Tuliskan Komentar