Sabtu, 31 Juli 2021, WIB

Breaking News

Selasa, 23 Feb 2021, 16:03:36 WIB, 207 View Administrator, Kategori : Opini

Secara prinsip pelaksanaan pilkada merupakan momentum pesta demokrasi rakyat 5 tahunan yang dilakukan dalam rangka melanjutkan kepemipinan daerah untuk periode 5 tahun mendatang. pelaksanaan pilkada tentu sangat penting untuk menjamin berjalannya proses pemerintahan daerah agar roda pemerintahan tidak terputus.

Namun ada hal yang tidak biasa dari pelaksanaan pilkada 2020, yakni dilaksanakan dimasa pandemi covid-19. Pada awalnya, pelaksanaan pilkada serentak di masa pandemi menimbulkan polemik. Meskipun demikian pemerintah sepakat untuk tetap melaksanakan event 5 tahunan ini. Pilkada serentak antara keputusan penundaan maupun keputusan pelaksanaan. Di satu sisi kesehatan dan keselamatan rakyat sangat penting untuk dilindungi. Namun disisi lainya, pelaksanaan roda pemerintahan juga sangat penting untuk menjamin tidak hanya kepentingan politik dan pemerintahan, tetapi lebih jauh lagi menjamin kepentingan umum.

Pilkada 2020 telah terlampau. meski sempat tertunda dari rencana awal tanggal 23 september 2020 dikarenakan covid-19, maka berdasarkan Perpu No 2 Tahun 2020 penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 ditunda menjadi tanggal 9 Desember 2020. Penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi sempat menimbulkan kekhawatiran, pertama terkait dengan perlindungan hak kesehatan masyarakat dikhawatirkan menimbulkan banyak kerumunan. Kedua terkait dengan tingkat partisipasi dikhawatirkan akan menurunkan tingkat partisipasi pemilih. Pilkada bagi masyarakat adalah sebuah pesta, sehingga para peserta dan masyarakat merayakannya.

            Prosedur pelaksanaan pilkada di masa pandemi, aturan mengenai protokol kesehatan pada pilkada serentak diatur dalam peraturan KPU nomer 6 tahun 2020. Secara khusus, tata cara pengumutan suara diatur dalam pasal 71-74 PKPU tersebut. Beberapa aturan perubahan yakni mengenai jumlah pemilihan di setiap TPS yang semula maksimal 800 orang/TPS menjadi 500 orang. Selanjutnya, ada beberapa aturan waktu pemilihan yang dijadwalkan KPU per tiap jamnya untuk mengurangi jumlah kerumunan. Selain itu beberapa protokol yang harus diperhatikan yakni:

  • Mencuci tangan dengan air
  • Pemeriksaan suhu tubuh
  • Menjaga jarak
  • Penggunaan sarung tangan sekali pakai yang disediakan oleh KPU
  • Kewajiban menggunakan masker
  • Pemberian tetesan tinta oleh petugas KPPS

Hak memilih suspect covid-19, hak memilih adalah hak yang dijamin oleh konstitusi sebagaimana dinyatakan dalam putusan MK nomer 011-017/puu/2003. Maka konsekuensinya negara wajib memenuhi hak tersebut, tak terkecuali hak dari suspect covid-19. Suspect covid-19 atau pasien yang dinyatakan positif covid-19 tetap diberikan hak memilih oleh KPU berdasarkan PKPU no 6 tahun 2020.

Menurut pasal 72, pasien suspect covid-19 yang sedang menjalani rawat inap, dapat memilih di TPS terdekat dengan rumah sakit. Di mana KPU menyediakan bilik khusus untuk suspect covid-19. Jika terdapat kondisi dimana suspect covid-19 yang menjalani rawat inap dan isolasi mandiri tidak dapat memilih langsung ke TPS, KPPS melayani hak pilihnya dengan mendatangi rumah sakit/rumah bersangkutan dengan persetujuan panwaslu serta pengawas TPS dengan catatan petugas KPPS wajib memperhatikan protokol kesehatan dan menggunakan APD lengkap. Meskipun telah ada aturan demikian, namun pro kontra masih tetap terjadi. Selain permasalahan mengenai peluang penularan covid-19, terdapat kekhawatiran mengenai peluang terjadinya kecurangan dalam pilkada serentak tahun ini. Namun hal yang perlu diangkat untuk siapapun yang akan menggunakan hak pilihnya dalam pilkada serentak, protokol kesehatan yang telah diatur dalam PKPU No 6 Tahun 2020 harus wajib ditaati untuk menjamin kepentingan dan keselamatan bersama.

Penulis : 

M Birawa Anoraga  |  Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara IAIN Pekalongan



Bawaslu Gelar Doa Bersama, Abhan: Ikhtiar dan Harapan Agar Pandemi Cepat Berlalu
Senin, 12 Jul 2021, 14:02:18 WIB, Dibaca : 25 Kali
Enam Kali Bawaslu Terima WTP, Abhan: Bisa Jadi Motivasi agar Semakin Baik
Senin, 12 Jul 2021, 13:56:49 WIB, Dibaca : 24 Kali
BELAJAR MELAWAN HOAKS PEMILU DARI EROPA
Senin, 05 Jul 2021, 21:06:30 WIB, Dibaca : 43 Kali

Tuliskan Komentar