Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pekalongan Perkuat Saka Adhyasta Pemilu, Dorong Generasi Muda Jadi Pengawas Partisipatif

penguatan Saka Adhyasta Pemilu

Edhie Subkhan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan memaparkan materi terkait pengelolaan Saka dalam satuan gerakan pramuka, (22/9/2026).

KAJEN – Bawaslu Kabupaten Pekalongan terus memperkuat peran generasi muda dalam pengawasan pemilu melalui Saka Adhyasta Pemilu. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Pembekalan Pengelolaan dan Pelaksanaan Saka Adhyasta Pemilu yang digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan Edhie Subkhan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan sebagai pemateri. Pembekalan ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola, membina, serta mengembangkan Saka Adhyasta Pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Tohir, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pemilu secara partisipatif.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Kwarcab Kabupaten Pekalongan, Giyono, yang turut memberikan penguatan terkait pembinaan kepramukaan dan pengelolaan Saka.

Dari Rekrutmen hingga Pengembangan Kompetensi

Dalam pembekalan, Edhie Subkhan menjelaskan bahwa pengelolaan Saka Adhyasta Pemilu perlu dilakukan secara terarah, mulai dari proses perekrutan hingga pengembangan kompetensi anggota.

Anggota Saka berasal dari Pramuka Penegak dan Pandega. Rekrutmen dilaksanakan secara periodik oleh pangkalan Saka dengan perencanaan yang mencakup jumlah anggota, persyaratan, metode, hingga mekanisme pendaftaran.

“Rekrutmen perlu dirancang secara menarik agar dapat meningkatkan minat anggota Pramuka untuk bergabung,” menjadi salah satu poin yang ditekankan dalam pembekalan.

Selain rekrutmen, pembinaan anggota dilakukan melalui sejumlah tahapan, yakni orientasi, pembinaan, pengembangan, hingga uji kompetensi. Orientasi menjadi tahap awal untuk mengenalkan nilai, struktur, serta berbagai kegiatan yang ada di Saka Adhyasta Pemilu.

Kenalkan Struktur dan Kepemimpinan Saka

Pembekalan juga memberikan pemahaman mengenai struktur organisasi Saka Adhyasta Pemilu. Struktur tersebut terdiri atas Majelis Pembimbing Saka (Mabi), Pamong Saka, Instruktur Saka, dan Dewan Saka yang memiliki peran masing-masing dalam mendukung keberlangsungan kegiatan.

Dewan Saka menjadi unsur kepemimpinan yang berasal dari anggota dan dipilih melalui musyawarah. Masa bakti Dewan Saka berlangsung selama dua tahun dengan kepengurusan yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, serta anggota dari perwakilan krida.

Sementara itu, krida menjadi satuan kecil dalam Saka yang berfungsi sebagai wadah pengembangan keterampilan tertentu. Setiap krida memiliki pemimpin yang dipilih dari anggota.

Menurut materi pembekalan, pengelolaan tersebut penting agar Saka tidak hanya menjadi wadah berkegiatan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman kepemimpinan, kerja sama, dan keterampilan kepada anggotanya.

Arahkan Kegiatan pada Pengawasan Partisipatif

Salah satu fokus utama Saka Adhyasta Pemilu adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam bidang pengawasan pemilu.

Untuk mendukung tujuan tersebut, setiap Instruktur Krida diarahkan menyusun kurikulum sesuai bidang dan kebutuhan Saka. Kegiatan pembinaan diharapkan dapat memberikan bekal kepada anggota untuk memahami nilai-nilai demokrasi sekaligus mengambil peran dalam pengawasan partisipatif.

Pengukuhan dan pelantikan anggota, Dewan Saka, maupun pimpinan Saka juga dilaksanakan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan Gerakan Pramuka.

Sementara itu, perkemahan dapat menjadi salah satu kegiatan puncak dalam rangkaian orientasi dan pembinaan anggota. Selain menjadi ruang evaluasi, kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas, kekompakan, serta pengalaman anggota Saka.

Melalui pembekalan ini, Bawaslu Kabupaten Pekalongan bersama Kwarcab Kabupaten Pekalongan mendorong agar Saka Adhyasta Pemilu menjadi ruang pendidikan bagi generasi muda untuk mengenal pengawasan pemilu sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga demokrasi.

Dengan semakin kuatnya kapasitas anggota dan pengurus, Saka Adhyasta Pemilu diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pengawasan partisipatif di Kabupaten Pekalongan, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pemilu yang berintegritas.

Humas