Lompat ke isi utama

Berita

Asah Kepedulian Demokrasi, Calon Anggota Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Pekalongan Ikuti Orientasi Kedua

orientasi saka

Sebanyak 16 calon anggota Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengikuti Orientasi Kedua dengan penuh antusias di Kantor Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Minggu (25/10/2026).

KAJEN – Sebanyak 16 calon anggota Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengikuti Orientasi Kedua dengan penuh antusias di Kantor Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan tentang pengawasan Pemilu sekaligus mengenal tata kelola organisasi Saka.

Orientasi kali ini menghadirkan dua materi utama, yakni pengenalan penanganan pelanggaran Pemilu dan manajemen organisasi Saka. Kedua materi tersebut diharapkan dapat membekali peserta dengan pemahaman dasar mengenai pengawasan Pemilu serta kemampuan berorganisasi dalam kegiatan kepramukaan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Pekalongan, Toto Suprianto. Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menggabungkan pembelajaran dan pengalaman berorganisasi.

Materi pertama disampaikan oleh staf penanganan pelanggaran Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Syafi’i, yang mengenalkan penanganan pelanggaran Pemilu. Melalui materi ini, peserta diajak memahami pentingnya pengawasan, kepedulian terhadap dugaan pelanggaran, serta peran generasi muda dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan sesuai ketentuan.

Selanjutnya, Sekretaris Dewan Kerja Cabang (DKC) Kabupaten Pekalongan, Aghil Agastia Putra, menyampaikan materi tentang manajemen organisasi Saka. Materi ini memberikan bekal kepada peserta untuk memahami pengelolaan organisasi, kerja sama tim, serta pentingnya tanggung jawab dan koordinasi dalam menjalankan kegiatan Saka.

Tidak hanya berisi pemaparan materi, orientasi kedua ini juga berlangsung menyenangkan dengan berbagai permainan atau games interaktif. Suasana semakin meriah ketika para peserta terlibat dalam permainan yang mendorong kekompakan, komunikasi, dan kebersamaan. Metode pembelajaran yang menyenangkan ini membuat kegiatan terasa lebih hidup sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.

Sebanyak 16 peserta yang hadir berasal dari sejumlah pangkalan sekolah di Kabupaten Pekalongan, yaitu empat anggota Pramuka SMA Negeri 1 Kesesi, dua peserta dari SMK Ma’arif NU Tirto, delapan peserta dari SMA Negeri 1 Kajen, serta satu peserta dari SMA Negeri 1 Petungkriyono.

Melalui kegiatan orientasi ini, Saka Adhyasta Pemilu diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap demokrasi. Semangat kepramukaan diharapkan tumbuh menjadi aksi nyata melalui sikap kritis, tanggung jawab, dan partisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu.

Dengan bekal pengetahuan tentang penanganan pelanggaran Pemilu dan manajemen organisasi, para calon anggota Saka Adhyasta Pemilu diharapkan semakin siap menjadi bagian dari generasi muda yang turut menjaga integritas demokrasi, dimulai dari lingkungan sekitar hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Humas