Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pekalongan Perkuat Sinergi dengan Partai Ummat Melalui Audiensi dan Silaturahmi

Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan, M. Anis Sofwan dan Teguh Setiawan, bersama staf melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Pekalongan di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/7/2026).

Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan, M. Anis Sofwan dan Teguh Setiawan, bersama staf melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Pekalongan di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/7/2026).

Pekalongan – Rabu, 1 Juli 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan melaksanakan audiensi dan silaturahmi dengan Partai Ummat Kabupaten Pekalongan yang berlangsung di kediaman Bapak Komarudin, Pengurus DPD Partai Ummat Kabupaten Pekalongan, di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. sebagai upaya memperkuat sinergi dan konsolidasi demokrasi menjelang tahapan Pemilu 2029.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pekalongan menyampaikan bahwa saat ini lembaga pengawas pemilu tengah melaksanakan pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta pemutakhiran data partai politik sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas data kepemiluan secara berkesinambungan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan, M. Anis Sofwan, menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mengonsolidasikan hubungan dan memperkuat koordinasi antara Bawaslu dengan partai politik sebagai peserta pemilu. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara penyelenggara pemilu dan partai politik merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.

"Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk terus memperkuat komunikasi dan membangun sinergi dengan seluruh partai politik. Kami berharap koordinasi yang baik dapat terus terjalin sehingga setiap tahapan Pemilu 2029 dapat berjalan sesuai ketentuan serta menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas," ujar M. Anis Sofwan.

Forum audiensi juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilu 2024. Berbagai masukan dan pembahasan mengemuka, di antaranya terkait pelaksanaan pelatihan saksi partai politik serta sistem penyelenggaraan pemilu, khususnya pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu pada masa mendatang.

Menurut Anis, masukan dari partai politik merupakan bagian penting dalam proses evaluasi penyelenggaraan pemilu.

"Bawaslu terbuka terhadap berbagai masukan dari partai politik. Melalui forum seperti ini, kami dapat menyerap berbagai evaluasi dan harapan peserta pemilu sebagai bahan perbaikan bersama agar penyelenggaraan Pemilu 2029 semakin baik, transparan, dan berintegritas," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pekalongan berharap dapat terus menjalin sinergisitas dan komunikasi yang baik dengan seluruh partai politik di Kabupaten Pekalongan. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan seluruh elemen dapat bersama-sama menjaga integritas demokrasi serta menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2029 yang lebih berkualitas, jujur, adil, dan berintegritas.

Kalau ini akan diunggah di website Bawaslu, gaya penulisannya sudah sesuai dengan format berita kehumasan dan siap dipublikasikan.

 

Humas Bawaslu Kab. Pekalongan