Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jateng Bekali Teknik Menulis Buku

Bawaslu Jateng Bekali Teknik Menulis Buku

 

Kajen- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah membekali seluruh jajaran staf teknis Bawaslu Kabupaten Pekalongan tentang bagaimana teknik menulis buku yang mudah dan sederhana. Pembekalan ini dilakukan oleh Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jateng, M. Rofiuddin saat melakukan supervisi di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Jalan Mandurorejo, Kajen, pada Rabu 23 Maret 2022 pukul 10.00 WIB. Tujuan dilakukannya supervise ini sebagai tindaklanjut perkembangan pembuatan buku sejarah pengawas pemilu kabupaten/kota. Pembekalan ini selain diikuti oleh jajaran staf teknis, juga dihadiri pimpinan Bawaslu Kabupaten Pekalongan.

“Teknik sederhana yang dapat saya sampaikan kepada rekan-rekan (staf teknis) adalah yang pertama dengan memedomani bahan outline yang pernah saya bagikan kepada rekan-rekan. Didalamnya (bahan outline) terdapat pertanyaan-pertanyaan yang ketika dijawab dengan data-data hasil wawancara yang sudah saudara lakukan, maka dapat menjadi rangkaian sebuah kalimat dan membentuk paragraf” Jelas Rofi.

Rofi menambahkan, pembekalan teknik penulisan buku ini dirasa sangat penting, mengingat mungkin dari beberapa rekan-rekan yang masih bingung perihal bagaimana cara untuk memulai menulis.

Rofi juga mengungkapkan dalam menulis buku sejarah pengawas pemilu di setiap periode harus mencantumkan sumber data yang telah didapat. Pencantuman sumber dapat diletakkan di akhir penulisan di setiap periode tahun sejarah buku pengawas pemilu.

“Jangan lupa untuk menuliskan sumber, misalnya data didapat dari hasil wawancara dengan narasumber pengawas pemilu, sehingga harus ditulis namanya, kemudian seandainya data itu didapat dengan searching di internet, maka wajib juga menulis alamat dan kapan diaksesnya” ungkapnya disela-sela pembekalan.

Rofi juga menyuntikkan pesan-pesan motivasi kepada seluruh rekan-rekan staf teknis dan tidak menjadikan pembuatan buku sejarah ini adalah sebuah beban, melainkan ini merupakan sebuah metode/cara dengan menulis buku sejarah pengawas pemilu, kita sebagai salah satu yang pernah menyelamatkan sejarah mengenai peristiwa-peristiwa penting yang di alami pengawas pemilu terdahulu.

“Tetap semangat dalam menjalankan tugas, dan jangan dijadikan beban” pesannya.

 

Laporan: Guslim
Editor: Div. Humas Bawaslu Kab. Pekalongan