Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pekalongan Paparkan Refleksi dan Rencana Aksi Divisi SDMOD Tahun 2026

Podcast Linggo Asri 15

Bawaslu Kabupaten Pekalongan menyampaikan refleksi kinerja tahun 2025 serta rencana aksi tahun 2026 Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMOD) melalui kegiatan Podcast Linggo Asri berjudul “Refleksi & Aksi 2026” Spesial Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, yang dilaksanakan di Kajen pada Kamis, 22 Januari 2026.

Kajen – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan menyampaikan refleksi kinerja tahun 2025 serta rencana aksi tahun 2026 Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMOD) melalui kegiatan Podcast Linggo Asri berjudul “Refleksi & Aksi 2026” Spesial Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, yang dilaksanakan di Kajen pada Kamis, 22 Januari 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Mochammad Anis Sofwan, S.Sy., Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Pekalongan sebagai narasumber, dengan Dewi Fahima, S.E., staf Bawaslu Kabupaten Pekalongan, sebagai host.

Dalam pemaparannya, Mochammad Anis Sofwan menjelaskan bahwa SDMOD merupakan singkatan dari Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat yang memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja kelembagaan Bawaslu.
“Divisi SDMOD berperan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, penguatan organisasi, serta peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga tanggung jawab utama Divisi SDMOD, yakni pengelolaan kepegawaian, pengelolaan keuangan, serta pengelolaan inventaris dan aset. Selain itu, pada masa tahapan pemilu dan pemilihan, SDMOD juga berperan dalam rekrutmen badan adhoc serta pengawasan logistik.
“Selain mengelola urusan internal, pada masa tahapan kami juga terlibat langsung dalam rekrutmen badan adhoc dan pengawasan logistik,” ungkap Anis.

Terkait program kerja, Divisi SDMOD menjalankan berbagai kegiatan yang menyasar seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pekalongan, baik pimpinan maupun staf. Program tersebut meliputi pelatihan peningkatan kompetensi, bimbingan teknis, pembinaan internal, penguatan kelembagaan, serta pengembangan budaya dan etika kerja.
“Program SDMOD disusun melalui perencanaan tahunan, analisis kebutuhan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi, agar peningkatan kualitas SDM dapat berjalan secara berkelanjutan,” terangnya.

Pada masa non-tahapan, Divisi SDMOD juga mendorong peningkatan kapasitas melalui berbagai kegiatan pendukung, seperti pelatihan teknis, penguatan kemampuan menulis, serta pemanfaatan media komunikasi sebagai sarana pendidikan demokrasi. Podcast Linggo Asri dimanfaatkan sebagai media penyampaian refleksi dan informasi kinerja kepada publik.

Menurut Anis, pelaksanaan program SDMOD memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pegawai, kedisiplinan kerja, serta kualitas pelayanan dan pengawasan.
“Ini merupakan aksi nyata untuk mempersiapkan sumber daya manusia Bawaslu agar semakin siap menghadapi tahapan pemilu mendatang,” tegasnya.

Ia juga mengakui adanya sejumlah tantangan, seperti keterbatasan anggaran dan waktu pelaksanaan program. Namun demikian, hal tersebut diupayakan dapat diatasi melalui kreativitas dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Dalam keterbatasan, kita dituntut tetap bekerja dan berinovasi agar kualitas SDM terus meningkat,” ujarnya.

Ke depan, Mochammad Anis Sofwan berharap Divisi SDMOD dapat terus mengembangkan program yang lebih inovatif dan adaptif sesuai kebutuhan organisasi.
“Divisi SDMOD memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan organisasi, sehingga program-programnya harus terus dikembangkan untuk mendukung pengawasan pemilu yang berkualitas,” pungkasnya.