Bawaslu Jateng Dorong Kader Pengawas Kampus Jadi Penggerak Integritas
|
KAJEN, 7 Oktober 2025 – Suasana aula UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan terasa hidup saat puluhan mahasiswa mengikuti Sekolah Kader Pengawas yang digelar oleh Senat Mahasiswa. Kegiatan bertema “Membangun Karakter Kader Pengawas yang Berintegritas dan Berkompeten” itu menghadirkan sosok inspiratif, Wahyudi Sutrisno, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, sebagai narasumber utama.
Dalam materinya bertajuk “Strategi Pengawasan yang Efektif, Analisis Masalah & Pengambilan Keputusan”, Wahyudi mengajak para peserta memahami bahwa menjadi pengawas bukan sekadar tugas, tapi panggilan nurani.
“Pengawas harus punya kapasitas di atas yang diawasi. Kalau kalian mengawasi DEMA (Dewan Eksekutif Mahasiswa), maka kalian harus paham regulasi DEMA dan SEMA sekaligus. Jangan ragu mengontrol, tapi tetap dengan integritas,” tegasnya.
Ia memaparkan empat strategi pengawasan efektif yang juga relevan untuk organisasi mahasiswa: perumusan dan penetapan standar, pengawasan berkelanjutan, penguatan kelembagaan dan SDM, serta tindak lanjut dan akuntabilitas.
Menurutnya, keberhasilan pengawasan bukan hanya soal kemampuan teknis, tapi juga attitude dan mental pantang menyerah dalam menghadapi masalah.
“Pengetahuan dan keterampilan itu penting, tapi tanpa sikap yang benar, hasilnya nol. Integritas adalah pondasi,” ungkapnya sambil mengulas rumus analisis masalah dan fishbone analysis yang biasa digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusiasme. Para peserta terlihat antusias menggali pengalaman Wahyudi dalam dunia pengawasan, terutama terkait bagaimana menerapkan prinsip-prinsip Bawaslu di lingkungan kampus.
Dengan kegiatan ini, diharapkan muncul kader-kader muda yang tak hanya kritis dan cerdas, tetapi juga berintegritas — siap menjadi pengawas demokrasi, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.
Humas Bawaslu Kab Pekalongan