Bawaslu Jateng Mulai Gelar Pendalaman Materi P2P Daring 2025
|
KAJEN — Diskusi Pendalaman Materi Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2025 resmi dimulai pada Senin (3/11/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang tergabung dalam Kelas B, terdiri dari perwakilan Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang.
Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, antara lain organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, serta pelajar SMA, yang selama prosesnya aktif berinteraksi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Dalam kesempatan ini, hadir sejumlah narasumber dari unsur Bawaslu dan akademisi, di antaranya Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan Budi Nurhadi Wibowo dan Kusuma Wijaya, Anggota Bawaslu Kota Pekalongan Syaratun dan Nasron, serta Anggota Bawaslu Kabupaten Batang Nur Faizin. Selain itu, turut hadir akademisi sekaligus pemerhati Pemilu, Herdis Muhammad Husein, yang memberikan penguatan mengenai pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan pemilu yang berintegritas.
Para peserta mendapatkan pembelajaran mendalam mengenai berbagai tema penting, seperti:
- Teknis Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu,
- Teknis Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu,
- Teknis Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu,
- Teknis Pengembangan Gerakan Pengawas Partisipatif,
- Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas, serta
- Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital.
Kegiatan Pendalaman Materi ini merupakan tahapan lanjutan setelah peserta menyelesaikan pre-test dan penugasan awal berupa pembuatan artikel. Selanjutnya, peserta akan melaksanakan tahap Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk penerapan hasil pembelajaran di lingkungan masing-masing.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan produktif, mencerminkan antusiasme peserta untuk memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai partisipasi aktif dalam pengawasan pemilu. Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap terbentuk jaringan pengawas partisipatif yang semakin kuat dan berdaya guna dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat lokal maupun nasional.
Humas Bawaslu Kab Pekalongan