Bawaslu Kabupaten Pekalongan Dampingi Mahasiswa HTN UIN Gus Dur Hadapi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Tingkat Nasional
|
Kajen – Bawaslu Kabupaten Pekalongan memberikan pendampingan kepada mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI Tahun 2026 Tingkat Nasional Antarperguruan Tinggi, (08/07/2026)
Pendampingan ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Kabupaten Pekalongan dalam mendukung pengembangan kapasitas akademik generasi muda, khususnya di bidang kepemiluan dan penegakan hukum pemilu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai berbagai isu strategis kepemiluan, mekanisme penegakan hukum pemilu, serta teknik membangun argumentasi yang berbasis regulasi dan analisis yang komprehensif.
Adapun mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang akan mewakili kampus dalam kompetisi tersebut adalah Muhammad Faizun, Natasya Salsabella, Elsa Vigur Rachmawati, dan M. Ilham Ichwansyah. Keempat mahasiswa ini dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tahapan kompetisi melalui pendalaman materi kepemiluan dan latihan debat yang intensif.
Selain memperdalam substansi materi, sesi pendampingan juga menjadi ruang diskusi interaktif antara Bawaslu dan para mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi yang sistematis, serta meningkatkan keterampilan dalam menyampaikan pendapat secara ilmiah, logis, dan persuasif. Berbagai isu aktual terkait penegakan hukum pemilu turut menjadi bahan pembahasan guna memperkaya perspektif peserta dalam menyusun argumentasi selama perlombaan.
Bawaslu Kabupaten Pekalongan berharap pendampingan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa dalam menghadapi kompetisi di tingkat nasional. Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga menjadi sarana membangun pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penegakan hukum dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap demokrasi serta mampu berkontribusi dalam penguatan sistem kepemiluan di Indonesia.
Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat berjuang kepada Muhammad Faizun, Natasya Salsabella, Elsa Vigur Rachmawati, dan M. Ilham Ichwansyah dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ke-VI Tahun 2026 Tingkat Nasional Antarperguruan Tinggi. Semoga seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, menyampaikan argumentasi yang kritis, serta mengharumkan nama UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan di tingkat nasional.