Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SIAP AWASI PELAKSANAAN COKLIT

BAWASLU SIAP AWASI PELAKSANAAN COKLIT

KAJEN- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan siap melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokkan dan penelitian (coklit) data daftar pemilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan tahun 2020. Hal ini disampaikan Ulil Albab selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Pekalongan pasca memberikan Bimbingan Teknis kepada Pengawas Desa/Kelurahan di Kecamatan Paninggaran, Kamis 9 Juli 2020 Pukul 10.00 WIB.
“Kegiatan bimtek tersebut berlangsung tanggal 9 hingga 14 Juli 2020 di masing-masing kecamatan,” Ucap Ulil.
Menurutnya, pengawasan terhadap pelaksanaan pencocokan dan penelitian ini sangat penting, karena dari situlah dapat muncul permasalahan berkaitan dengan data. Maka dari itu, jajaran Bawaslu harus benar-benar extra cermat dalam mengawasi pencocokan data pemilih oleh PPDP.
“Pengawasan coklit nanti sangat penting dan dibutuhkan kecermatan” tandasnya.
Ulil juga mengingatkan, setiap melakukan kerja pengawasan, PDK wajib membawa Form A Pengawasan. “Sebelum melakukan pengawasan, PDK wajib membawa Form A Pengawasan, karena Form A pengawasan merupakan indikator capaian kinerja pengawasan dan sekaligus sebagai alat kerja pengawasan” tegasnya.
Lanjutnya, ada maupun tidak ada pelanggaran dalam mengawasi wajib dituangkan kedalam Form A Pengawasan.
Selain itu, Bawaslu ingin memastikan bahwa PPDP mendatangi langsung rumah pemilih sehingga semua masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih, termasuk masyarakat yang sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih dipastikan tidak lagi terdaftar sebagai pemilih. “Proses ini penting untuk menjamin kredibilitas daftar pemilih dan menjamin kualitas pemilihan pilkada 2020,” paparnya. 
Ulil mengatakan, daftar pemilih yang kualitas menjadi salah satu kunci kesuksesan penyelenggaraan pemilihan yang demokratis, karena akan berpengaruh pada terpenuhinya hak warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih serta mempengaruhi tingkat kepercayaan peserta pemilu dan legitimasi atas hasil pemilihan itu sendiri.
Ulil berharap, semoga pelaksanaan Pilkada 2020 pada setiap tahapan Pilkada dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan damai. Sehingga harapannya meskipun dalam situasi pandemic covid 19 ini dapat diperoleh pemimpin yang berkualitas.
“Semoga pilkada ditengah pandemi ini dapat terlaksana dengan lancar dan aman” pungkasnya.