Lompat ke isi utama

Berita

CEGAH KLASTER BARU, RIBUAN PTPS IKUTI RAPID TEST

CEGAH KLASTER BARU, RIBUAN PTPS  IKUTI RAPID TEST

Kajen - Untuk mencegah terjadinya klaster baru covid-19 di pilkada 2020, sebanyak 2.163 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) mengikuti rapid test usai pelantikan. Rapid test ini diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan pada Selasa, (24/11/2020) di RSUD Kajen.

Menurut Koordinator Divisi OSDM Bawaslu Kab. Pekalongan, Anis Kurlia menjelaskan. "Semua ptps di kabupaten pekalongan kita wajibkan untuk mengikuti rapid tes mulai hari ini, untuk mencegah klaster baru penyebaran covid-19 pada pelaksanaan pilkada 2020 di Kabupaten Pekalongan." Ujarnya.

Dikatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati pekalongan tahun 2020 dilaksanakan dalam situasi sulit, karena situasi dalam masa pandemi covid-19 namun pengawasan harus terus berjalan agar terwujud pemilu yang berkualitas dan dipercaya. Sehingga menurut Anis, "Rapid tes ini sudah menjadi komitmen kami dari Bawaslu Kabupaten Pekalongan sebagai penyelenggara pemilu untuk melakukan upaya pencegahan terhadap persebaran covid-19 dalam pengawasan pelaksanaan pemungutan suara"' imbuhnya.

Untuk itu Anis melanjutkan, peran dan tugas Pengawas TPS sangat penting dan menentukan terhadap kualitas proses pemungutan suara dan perhitungan suara pada pilkada 2020, apalagi dalam situasi pandemi covid-19 seperti ini. "Kami berharap mereka para ptps harus bisa menjaga integritas, profesionalismenya dalam melaksanakan tugas serta kami juga meminta kepada mereka agar memperhatikan kondisi tubuh mereka sehingga ketika akan bertugas nanti harapannya tidak ada yang reaktif." Terang Anis.

Disinggung kemungkinan adanya ptps yang hasil rapid tesnya reaktif, Anis menjelaskan pihaknya akan menyerahkan kepada pihak yang berwenang agar melakukan tindakan lebih lanjut dan menunggu hasilnya. "Karena masa tugas ptps hanya satu bulan bahkan kurang, kita akan mempertimbangkan rentang waktunya bagi mereka yang hasil swabnya harus mendapat perawatan" Pungkasnya.