Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025: Teladani Semangat Juang, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan
|
KAJEN — Dalam suasana khidmat penuh semangat kebangsaan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 pada Senin, 10 November 2025 di halaman kantor Bawaslu setempat. Upacara diikuti oleh seluruh anggota Bawaslu, Koordinator Sekretariat, serta para pegawai dengan mengenakan pakaian resmi yang mencerminkan semangat nasionalisme.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan Mohamad Tohir membacakan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun ini yang mengusung tema: “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”
Dalam amanat tersebut, Menteri Sosial menyampaikan pesan bahwa para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini. Semangat mereka, yang lahir dari kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan, harus menjadi teladan bagi generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, tetapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, dan kebersamaan,” demikian dikutip Tohir dalam pembacaan amanat tersebut.
Upacara juga diisi dengan pembacaan pesan perjuangan dari 19 Pahlawan Nasional, di antaranya dr. Cipto Mangunkusumo, Nyi Ageng Serang, Pangeran Antasari, dan Sisingamangaraja XII. Pembacaan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan bangsa Indonesia dilakukan oleh berbagai tokoh dari beragam latar belakang, namun disatukan oleh tekad untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Menteri Sosial dalam amanatnya juga menekankan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yaitu kesabaran dalam berjuang, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan untuk membangun masa depan generasi penerus.
“Perjuangan hari ini bukan lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” lanjut Tohir membacakan.
Menutup amanat, Menteri Sosial mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja, bergerak, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Melalui upacara ini, Bawaslu Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus meneladani semangat juang para pahlawan dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu yang berintegritas dan berkeadilan.
“Semangat para pahlawan adalah inspirasi bagi kami untuk terus menjaga demokrasi dan menegakkan keadilan pemilu,” ungkap Mohomad Tohir usai upacara.
Humas Bawaslu Kab Pekalongan