Lompat ke isi utama

Berita

Jumpa Mengaji Bawaslu Pekalongan: Memperkuat Takwa Dan Semangat Pasca Idulfitri

Jumpa Mengaji

 Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Tohir, menyampaikan materi dengan tema ketakwaan pada kegiatan Jumpa Mengaji yang dirangkaikan dengan rapat staf mingguan pada Senin, 30 Maret 2026.

KAJEN-Bawaslu Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan Jumpa Mengaji yang dirangkaikan dengan rapat staf mingguan pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal pasca libur Idulfitri 1447 H untuk memperkuat nilai spiritual, mempererat silaturahmi, serta membangun kembali semangat kerja seluruh jajaran.

Dalam kegiatan tersebut, Mohamad Tohir, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, menyampaikan materi dengan tema takwa. Ia menekankan bahwa bulan Syawal merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat hubungan sosial antar sesama.

“Bulan Syawal adalah momentum untuk meningkatkan ketakwaan, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan QS. Ali ‘Imran ayat 134, ciri-ciri orang bertakwa meliputi kebiasaan berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit, kemampuan menahan amarah, kemudahan dalam memaafkan kesalahan orang lain, serta senantiasa berbuat kebaikan (ihsan).

“Orang yang bertakwa adalah mereka yang tidak hanya berinfak saat lapang, tetapi juga saat sempit, mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, dan selalu berbuat ihsan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa orang bertakwa merupakan pribadi yang mengutamakan pengendalian diri serta kebaikan sosial dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan demikian, secara rinci ciri-ciri orang bertakwa dalam QS. Ali ‘Imran ayat 134 dapat dipahami sebagai berikut:

  • Berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit, yaitu tetap berbagi rezeki dalam kondisi apa pun tanpa menunggu berkecukupan.
  • Menahan amarah, yakni mampu mengendalikan emosi dan tidak mengikuti hawa nafsu ketika menghadapi situasi yang menyakitkan atau menjengkelkan.
  • Memaafkan kesalahan orang lain, yaitu tidak menyimpan dendam dan bersikap lapang dada terhadap kesalahan sesama.
  • Berbuat kebaikan (ihsan), yaitu senantiasa melakukan amal baik yang bermanfaat dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam interaksi sosial.

Melalui kegiatan Jumpa Mengaji ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pekalongan dapat mengawali kembali aktivitas kerja dengan semangat baru yang dilandasi nilai keimanan, integritas, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Humas Bawaslu Kab Pekalongan