Lompat ke isi utama

Berita

Membangun Demokrasi sebagai Bentuk Pengabdian kepada Bangsa

Narasumber Mohamad Tohir berada di sebelah kiri dan host Sholawat Takbir Jagad Lanang di sebelah kanan (dari sudut pandang layar), sedang melakukan podcast Ngabuburit Pengawasan.

Narasumber Mohamad Tohir berada di sebelah kiri dan host Sholawat Takbir Jagad Lanang di sebelah kanan (dari sudut pandang layar), sedang melakukan podcast Ngabuburit Pengawasan.

Kabupaten Pekalongan, 5 Maret 2026 — Bawaslu Kabupaten Pekalongan kembali menghadirkan dialog edukatif melalui program podcast Ngabuburit Pengawasan. Pada jilid ketujuh ini, tema yang diangkat adalah “Membangun Demokrasi sebagai Bentuk Pengabdian kepada Bangsa”, menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Tohir, sebagai narasumber dan dipandu oleh Sholawat Takbir Jagad Lanang selaku host.

Dalam perbincangan tersebut, Mohamad Tohir menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar proses memilih dalam pemilu, melainkan sebuah sistem yang memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, demokrasi hadir untuk memastikan kekuasaan tidak disalahgunakan.
“Demokrasi itu adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan berada di tangan rakyat dan bertujuan untuk membatasi serta mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Dalam setiap tahapan pemilu, masyarakat tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas yang turut memastikan proses berjalan jujur dan adil.
“Pengawasan itu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat sebagai bagian dari warga negara,” jelasnya.

Selain pada masa tahapan pemilu, Mohamad Tohir juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mengawal kebijakan publik pada masa non-tahapan. Menurutnya, justru pada fase tersebut potensi penyimpangan bisa terjadi jika tidak ada kontrol dari publik.
“Di masa non-tahapan, pengawasan masyarakat sangat penting karena kebijakan yang diambil pemerintah akan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak bersikap apatis terhadap politik. Dengan memahami visi, misi, serta rekam jejak calon pemimpin, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan pemerintahan yang lebih baik dan berintegritas.

Menutup perbincangan, Mohamad Tohir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat demokrasi sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa. Partisipasi aktif dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan sistem demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

Humas Bawaslu Kab. Pekalongan