Lompat ke isi utama

Berita

Sebanyak 285 Orang dilantik, PKD diminta jaga Integritas

Sebanyak 285 Orang dilantik, PKD diminta jaga Integritas

Sebanyak 285 orang Panwaslu Desa/ Kelurahan terpilih yang baru saja dilantik diminta untuk menjaga Integritas. Pada hari Jum’at (13/3/2020) telah dilakukan pelantikan secara serentak jajaran ad hoc Bawaslu di tingkat desa yakni Panitia Pemilihan Umum Desa/ Kelurahan.

Dalam sambutan dan arahannya Koordinator Divisi Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Nur Anis Kurlia mengatakan, jajaran Bawaslu harus menjunjung tinggi profesionalitas, Integritas dan Netralitas,  dalam bertugas. 

“Panwas Harus Netral. Dilarang berpihak kepada peserta pemilu. Itu prinsip dasar pengawas”, Kata Anis.

Selain tugas-tugas pengawasan, Panwas juga harus mengedepankan upaya-upaya pencegahan. Pencegahan adalah prioritas utama agar tidak terjadi pelanggaran terhadap aturan pemilu. Meskipun upaya pencegahan itu tidak terlihat oleh mata, namun akibatnya luar biasa.

Ketua Panwaslu Kecamatan Siwalan, Muhammad Taufik, berpesan kepada kepala desa yang turut hadir untuk mengawasi kinerja PDK. Bawaslu akan mengambil tindakan tegas jika panwas desa tidak netral.

“Pak Kades, tolong dipantau, jika ada PDK jenengan tidak netral, kami langsung copot jadi PDK” ujar Taufik.

Selain itu, Taufik juga mengingatkan PDK terpilih untuk menjaga sikap dan marwah lembaga. Pemilihan Bupati merupakan pemilihan yang sangat rawan kedua setelah pemilihan kepala desa, oleh karenanya PDK berpedoman dengan aturan yang ada.

“Jangan runtuhkan lembaga dengan tindakan dan ucapan yang dapat menghancurkan Bawaslu. Misalnya dengan pakai kaos parpol”, tukas Taufik.

Sebelumnya sebanyak 660 orang mengikuti rekrutmen Panwaslu Desa/ Kelurahan di Kabupaten Pekalongan. Kemudian 654 orang lolos seleksi administrasi selanjutnya terpilih 285 orang dengan 222 laki-laki dan 63 perempuan yang siap bertugas menjadi Panwaslu Desa/ Kelurahan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan tahun 2020.

Penulis : Moh Khusnul Kowim