Sejukkan Kembali, Bawaslu Kabupaten Pekalongan Tanam “Pohon Integritas”
|
Pekalongan — Dalam upaya meneguhkan komitmen terhadap integritas dalam pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan, Bawaslu Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan simbolis penanaman “Pohon Integritas” pada Jumat (20/12/2024). Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran sekretariat, para pengawas pemilu, dan sejumlah stakeholder terkait.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Tohir, menegaskan bahwa pemilihan pohon manggis sebagai simbol integritas bukan tanpa alasan. Menurutnya, pohon manggis melambangkan kenyamanan dan kesejukan, yang diharapkan dapat meredam situasi panas dalam kontestasi politik.
“Mudah-mudahan dengan adanya pohon ini, Pekalongan kembali menjadi sejuk. Pohon manggis ini menjadi simbol dari integritas, dan semoga dapat mengingatkan para pengawas pemilu di Kabupaten Pekalongan untuk terus menjaga nilai-nilai integritas dan menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Tohir dalam sambutannya.
Selain sebagai bentuk simbolik, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengawasan pemilu. Tohir berharap pohon integritas ini dapat menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kejujuran, profesionalitas, dan netralitas selama tahapan Pemilu berlangsung.
“Saya berharap pohon ini menjadi pengingat bahwa segala tindakan kita harus dilandasi oleh semangat integritas. Dengan begitu, kita dapat menjaga kesejukan dan kedamaian dalam proses demokrasi di Pekalongan,” tambahnya.
Penanaman pohon manggis dilakukan di halaman kantor Bawaslu Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang hadir, dengan harapan simbol integritas ini mampu memberikan energi positif bagi pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Pekalongan terus berupaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Pemilu dengan menjaga netralitas dan transparansi. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat simbolis tetapi juga menyentuh aspek substansial dalam pengawasan Pemilu.
Humas Bawaslu Kabupaten Pekalongan