Tokoh Agama Jadi Garda Depan Redam Panas Pemilu, Bawaslu & Kemenag Sepakat Perkuat Pengawasan Partisipatif
|
KAJEN – Menjelang Pemilu 2029, Bawaslu Kabupaten Pekalongan mulai memanaskan mesin kolaborasi lintas sektor. Kali ini, Kementerian Agama (Kemenag) menjadi mitra strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif, bukan hanya saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi sejak jauh-jauh hari.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Mohamad Tohir, menyebutkan bahwa mandat dari Komisi II DPR RI tidak hanya soal menjaga proses pemilu tetap bersih, tetapi juga memastikan kesadaran demokrasi tertanam di masyarakat. “Kemenag punya jaringan hingga ke akar rumput, mulai dari penyuluh agama, madrasah, hingga para tokoh agama. Peran mereka bisa menjadi penyejuk di tengah memanasnya situasi politik,” ujar Tohir.
Menurut Tohir, pengalaman Pemilu sebelumnya menunjukkan bahwa tensi di lapangan sering kali naik. Disinilah Kemenag diharapkan hadir sebagai peneduh suasana, menyampaikan pesan damai melalui khotbah, pengajian, atau pertemuan keagamaan. “Politik boleh panas, tapi masyarakat harus tetap adem,” imbuhnya.
Selain menjaga suasana kondusif, Bawaslu juga memerlukan dukungan data dari Kemenag, khususnya terkait penduduk yang sudah menikah meski belum berusia 17 tahun. Data ini penting untuk memastikan hak pilih mereka tetap terjamin sesuai aturan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Budi Nur Hadi Wibowo, menegaskan bahwa kesadaran pengawasan harus dibentuk jauh sebelum hari pencoblosan. “Masyarakat yang paham pengawasan sejak dini akan lebih siap menghadapi pemilu tanpa mudah terprovokasi,” jelasnya.
Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan, AHMAD FARID menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa Kemenag siap menjadi mitra aktif Bawaslu demi mewujudkan pemilu yang damai dan berkualitas. “Tokoh agama dan masyarakat punya pengaruh besar untuk meredam konflik. Kami siap ambil bagian,” ungkapnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi modal kuat menghadapi Pemilu 2029, dengan pengawasan partisipatif yang bukan hanya reaktif saat tahapan, tetapi proaktif membangun kesadaran sejak awal. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Anggota Bawaslu Kusuma Wijaya dan jajaran staf sekretariat sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama.
Humas Bawaslu Kab Pekalongan