Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pekalongan Gelar Simulasi Evakuasi Kebakaran, Bangun Budaya Kerja Tanggap Bencana

simulasi keselamatan kerja

video simulasi keselamatan kerja dan evakuasi kebakaran pada Selasa (19/5/2026) 

Kajen – Bawaslu Kabupaten Pekalongan melaksanakan pembuatan video simulasi keselamatan kerja dan evakuasi kebakaran pada Selasa (19/5/2026) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.

Kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam membangun budaya kerja yang tanggap bencana, aman, dan tertib, sekaligus memberikan pemahaman kepada pegawai mengenai prosedur penyelamatan diri saat terjadi kebakaran. Melalui simulasi ini, seluruh jajaran diajak untuk meningkatkan kewaspadaan serta kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat, tepat, dan terarah.

Simulasi melibatkan pimpinan dan staf Bawaslu Kabupaten Pekalongan dengan mempraktikkan tahapan evakuasi mulai dari deteksi keadaan darurat, pemberitahuan kepada seluruh pegawai, penggunaan jalur evakuasi, hingga berkumpul di titik aman yang telah ditentukan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Bawaslu Kabupaten Pekalongan sendiri telah menyediakan APAR di beberapa titik strategis di lingkungan kantor guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan siap menghadapi potensi keadaan darurat.

Keberadaan APAR tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus memastikan bahwa setiap pegawai memiliki akses terhadap sarana penanggulangan kebakaran pada tahap awal sebelum bantuan dari pihak terkait tiba di lokasi.

Melalui latihan yang terencana, Bawaslu Kabupaten Pekalongan berharap seluruh pegawai mampu mengenali berbagai potensi bahaya kebakaran yang dapat muncul di lingkungan kerja. Pemahaman mengenai prosedur evakuasi darurat juga menjadi hal penting agar setiap individu dapat bertindak dengan tenang dan tidak panik ketika menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Selain mengutamakan keselamatan diri sendiri, para pegawai juga didorong untuk memiliki kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja dan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan kantor. Semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tangguh terhadap bencana.

Adapun tujuan dari simulasi ini antara lain agar setiap pegawai mampu mengenali potensi bahaya kebakaran, memahami prosedur evakuasi darurat, menjaga ketenangan saat situasi darurat, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain.

Pembuatan video simulasi ini juga diharapkan dapat menjadi media edukasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi jajaran internal Bawaslu, tetapi juga bagi masyarakat luas mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran dan penerapan budaya keselamatan kerja di lingkungan perkantoran.

Bawaslu Kabupaten Pekalongan menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar prioritas sesaat, melainkan kebutuhan bersama yang harus dipahami, dilaksanakan, dan menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. Dengan kesiapsiagaan yang baik, setiap potensi risiko dapat diantisipasi sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh pihak.